TEMBILAHAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indragiri Hilir kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga integritas data pemilih. Pada Kamis, 2 April 2026, lembaga penyelenggara pemilu ini menggelar Rapat Pleno Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang berlangsung khidmat di Aula Rapat Kantor KPU Kabupaten Indragiri Hilir. Kegiatan krusial ini dipimpin langsung oleh Ketua KPU Indragiri Hilir, Syamsul, yang hadir lengkap bersama seluruh jajaran komisioner. Di antaranya adalah Muhammad Arif (Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM), Muhammad Riza Fahlivi (Divisi Perencanaan Data dan Informasi), Dedi Irawan (Divisi Hukum dan Pengawasan), serta Muhammad Yusuf (Divisi Teknis Penyelenggara). Sinergi internal ini juga didukung penuh oleh kehadiran Plt. Sekretaris, jajaran Kasubbag, dan staf teknis KPU Indragiri Hilir. Pentingnya agenda ini tercermin dari luasnya keterlibatan pemangku kepentingan (stakeholder) yang hadir. Aula rapat dipenuhi oleh unsur Forkopimda dan perwakilan instansi strategis, mulai dari Dandim 0314/Tembilahan, perwakilan Kapolres Indragiri Hilir, Kepala Kejaksaan Negeri Tembilahan, hingga Kepala Lapas Kelas IIA Tembilahan. Selain itu, hadir pula mitra teknis seperti Badan Pusat Statistik (BPS), Bawaslu Indragiri Hilir, Disdukpcapil, Badan Kesbangpol, Dinas PMD, Kabag Tapem, serta para pimpinan partai politik di tingkat kabupaten. Dalam pidatonya, Syamsul menegaskan bahwa data pemilih adalah entitas yang dinamis, sehingga memerlukan perhatian khusus dan pembaharuan secara periodik. Beliau menjelaskan bahwa KPU berkomitmen melakukan pemutakhiran setiap tiga bulan sekali. Langkah proaktif ini diambil guna meminimalisir potensi sengketa atau permasalahan data yang kerap menjadi titik krusial dalam setiap tahapan pemilu. Lebih lanjut, Syamsul menekankan bahwa tantangan utama dalam PDPB adalah sinkronisasi sumber data yang beragam. Oleh karena itu, rapat pleno ini bukan sekadar pemaparan angka, melainkan forum validasi bersama untuk memastikan kualitas dan akurasi data tetap terjaga. Melalui kolaborasi lintas sektoral ini, KPU Kabupaten Indragiri Hilir berharap dapat menyajikan basis data pemilih yang transparan dan akuntabel, demi terwujudnya penyelenggaraan demokrasi yang lebih berkualitas dan inklusif di masa mendatang.