Pekanbaru, 22 April 2025 — Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Indragiri Hilir (KPU Inhil) melalui Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM melaksanakan penjajakan kerja sama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau serta Lembaga Kajian Sosial Politik Kontemporer (LKSPK) pada Rabu (22/4/2025) di Pekanbaru. Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota KPU Inhil Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Muhammad Arif, sebagai upaya memperkuat sinergi kelembagaan dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas kepemiluan, khususnya di bidang sosialisasi, pendidikan politik, dan pengembangan sumber daya manusia. Dalam kunjungannya ke FISIP Universitas Riau, Muhammad Arif disambut langsung oleh Dekan FISIP, Meyzi Heriyanto, didampingi Wakil Dekan I Bidang Akademik, Auradian Marta, serta sejumlah dosen di lingkungan FISIP UNRI. Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dengan membahas peluang kolaborasi berbasis tridharma perguruan tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sementara itu, dalam kunjungan ke LKSPK, Muhammad Arif disambut oleh Ketua LKSPK, Baskoro Wicaksono. Diskusi difokuskan pada penguatan kajian sosial politik dan kepemiluan yang dapat mendukung kualitas demokrasi, khususnya melalui riset dan program edukasi kepemiluan berbasis data dan analisis. Adapun ruang lingkup kerja sama yang dijajaki mencakup pelaksanaan program sosialisasi dan pendidikan pemilih, peningkatan partisipasi masyarakat, serta pengembangan kapasitas SDM. Kerja sama tersebut direncanakan akan dituangkan dalam bentuk Nota Kesepahaman (MoU) dan ditindaklanjuti melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) sesuai kebutuhan program. Dalam keterangannya, Muhammad Arif menyampaikan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi dan lembaga kajian menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas penyelenggaraan pemilu. “Kami melihat pentingnya membangun kemitraan dengan akademisi dan lembaga kajian untuk menghadirkan program sosialisasi dan pendidikan politik yang lebih inovatif dan berbasis riset. Harapannya, kerja sama ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat serta kualitas demokrasi di Kabupaten Indragiri Hilir,” ujar Muhammad Arif. Ia menambahkan bahwa sinergi ini juga diharapkan mampu mendorong penguatan kapasitas internal KPU melalui dukungan keilmuan dan kajian akademik yang berkelanjutan. Melalui penjajakan ini, KPU Inhil menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang berkualitas, partisipatif, dan berintegritas.