KPU Indragiri Hilir Gelar Kajian Teknis Pasca Pemilu dan Pemilihan

Tembilahan, Kamis 28 Agustus 2025 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indragiri Hilir menggelar Focus Group Discussion (FGD) Kajian Teknis Pemilu & Pilkada. FGD ini mengangkat dua tema penting, yaitu Metode Verifikasi Partai Politik Calon Peserta Pemilu dan Prosedur serta Teknologi Informasi dalam Pemungutan, Penghitungan, dan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Dinas KPU Nomor 1109/PL.01-SD/1404/2025 tanggal 26 Juni 2025. Bertempat di Aula Kantor KPU Kabupaten Indragiri Hilir, forum tersebut menghadirkan berbagai unsur yang pernah terlibat langsung dalam penyelenggaraan Pemilu sebelumnya. Hadir dalam kesempatan ini antara lain Eks Liaison Officer (LO) Partai Politik tingkat Kabupaten Inhil pada Pemilu 2024, Eks Anggota KPU Provinsi Riau maupun KPU Kabupaten Inhil, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Inhil, serta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Inhil. Selain itu, hadir pula eks penyelenggara adhoc tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) serta eks Ketua/Anggota Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam). Ketua KPU Kabupaten Indragiri Hilir, Syamsul, dalam sambutannya menegaskan bahwa forum ini dirancang untuk menampung evaluasi sekaligus gagasan perbaikan dari semua pihak yang pernah terlibat. “Kajian teknis ini penting karena pengalaman Pemilu dan Pilkada sebelumnya harus menjadi pelajaran berharga. Dengan mendengar pandangan para pihak, baik penyelenggara, pengawas, maupun peserta, kita bisa menyusun rekomendasi yang lebih komprehensif agar ke depan Pemilu di Inhil berjalan semakin transparan, akuntabel, dan partisipatif,” ujarnya. Sementara itu, Divisi Teknis Penyelenggara KPU Inhil, Muhammad Yusuf, menekankan bahwa forum kajian teknis ini memberikan ruang refleksi bagi penyelenggara untuk memperbaiki aspek teknis tahapan pemilu. “Forum ini sangat bermanfaat karena kita bisa melihat kembali hal-hal teknis yang sudah berjalan di lapangan, apa yang efektif dan apa yang perlu disempurnakan. Hasil diskusi ini nantinya akan menjadi rekomendasi berharga bagi penyelenggara, agar tahapan Pemilu dan Pilkada ke depan lebih tertib dan minim kendala,” jelasnya. Melalui forum FGD ini, KPU Indragiri Hilir berkomitmen menghimpun pandangan, pengalaman, serta rekomendasi dari berbagai pihak untuk dijadikan bahan penting dalam menyusun strategi perbaikan mekanisme penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada. Dengan begitu, diharapkan tercipta proses demokrasi yang lebih baik, inklusif, dan mampu menjaga kepercayaan masyarakat.

KPU Provinsi Riau Gelar Rapat Monitoring Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Pasca Pemilu dan Pilkada 2024

Pekanbaru, 26 Agustus 2025 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau menggelar Rapat Monitoring Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Pasca Tahapan Pemilu dan Pilkada Tahun 2024. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring di Kantor KPU Provinsi Riau dan daring melalui platform virtual meeting, serta diikuti oleh seluruh KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau. Ketua KPU Provinsi Riau, Rusidi Rusdan, hadir dan secara resmi membuka kegiatan tersebut. Turut hadir anggota KPU Provinsi Riau Nugroho Noto Susanto, Abdul Rahman, Nahrawi, dan Supriyanto.  Peserta kegiatan terdiri dari Ketua dan Anggota KPU Kabupaten/Kota yang membidangi Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia, serta Kepala Bagian dan Kepala Sub. Bagian Partisipasi Masyarakat dan SDM di lingkungan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota. Dalam sambutannya, Ketua KPU Provinsi Riau, Rusidi Rusdan, menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini menjadi bagian penting dalam rangka evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program sosialisasi dan pendidikan pemilih yang telah dilaksanakan pasca tahapan Pemilu dan Pilkada 2024. “KPU Provinsi Riau berupaya untuk meningkatkan kinerja kelembagaan di seluruh jajaran KPU, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, pasca selesainya tahapan Pemilu dan Pilkada tahun 2024,” ujar Rusidi. Beliau juga menambahkan bahwa desain sosialisasi dan pendidikan pemilih yang tepat dan berkelanjutan sangat menentukan sejauh mana informasi kepemiluan dapat tersampaikan secara masif dan merata kepada seluruh segmen pemilih. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi dan sinergi yang kuat dari seluruh jajaran KPU di wilayah Riau. Rapat dipimpin Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Nugroho Noto Susanto. Dalam arahannya, Nugroho menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendokumentasikan capaian program, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta merumuskan rekomendasi dan strategi ke depan. “Setiap KPU Kabupaten/Kota menyampaikan presentasi yang menggambarkan program dan kegiatan sosialisasi serta pendidikan pemilih yang telah dilaksanakan, termasuk rancangan program yang belum terlaksana, serta berbagai tantangan dan rekomendasi yang ada,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa data dukung yang disampaikan oleh masing-masing daerah akan menjadi dasar evaluasi dan rujukan untuk perencanaan program kerja ke depan. “Kami berharap hasil rapat ini menjadi landasan penting dalam menyusun kebijakan dan desain program yang lebih adaptif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat pemilih di Provinsi Riau,” tutup Nugroho. Dengan dilaksanakannya rapat ini, KPU Provinsi Riau berharap dapat terus memperkuat peran serta masyarakat dalam proses demokrasi, serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu melalui pendidikan pemilih yang inklusif dan berkelanjutan.

KPU Indragiri Hilir Koordinasi dengan Dinas PMD Bahas Kajian Teknis Kepemiluan

Selasa, 26 Agustus 2025 | Tembilahan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indragiri Hilir melaksanakan koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) terkait persiapan kajian teknis kepemiluan, khususnya mengenai penggunaan teknologi informasi dalam penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada mendatang. Pertemuan yang digelar di Kantor Dinas PMD tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Evan Arisandi, bersama jajaran teknis. Dari pihak KPU Inhil hadir Divisi Teknis Penyelenggaraan, Muhammad Yusuf, beserta staf Sub Bagian Teknis Penyelenggaraan. Muhammad Yusuf menjelaskan bahwa koordinasi ini merupakan langkah awal dalam menyusun kajian teknis kepemiluan. “Kami ingin menggali pengalaman Dinas PMD, terutama pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang sudah menggunakan sistem e-voting. Pengalaman ini sangat berharga sebagai bahan masukan bagi KPU dalam merancang penerapan teknologi informasi pada Pemilu dan Pilkada,” ujarnya. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pemanfaatan teknologi informasi diharapkan dapat meningkatkan transparansi, efisiensi, serta meminimalisasi potensi kendala dalam proses pemungutan dan penghitungan suara. “Namun, tentu harus dikaji secara matang, baik dari sisi regulasi, kesiapan infrastruktur, maupun pemahaman masyarakat,” tambah Yusuf. Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas PMD Inhil, Evan Arisandi, menyambut baik upaya koordinasi ini. Menurutnya, pengalaman e-voting dalam Pilkades memberikan banyak pelajaran, mulai dari sisi teknis, sosialisasi kepada masyarakat, hingga faktor keamanan sistem. “Kami siap berbagi pengalaman, baik keberhasilan maupun tantangan yang kami hadapi di lapangan. Harapan kami, kajian teknis yang disusun KPU nanti benar-benar dapat menjadi dasar kuat untuk penerapan teknologi informasi di Pemilu,” ungkap Evan. Evan juga menambahkan bahwa penerapan teknologi dalam pemilihan membutuhkan sinergi antarinstansi. “Tidak hanya KPU dan Dinas PMD, tapi juga perlu dukungan dari pemerintah daerah, aparat keamanan, serta masyarakat itu sendiri. Tanpa dukungan bersama, teknologi sulit berjalan optimal,” ujarnya. Koordinasi ini menjadi bagian dari komitmen KPU Indragiri Hilir untuk terus memperkuat kualitas demokrasi lokal. Setelah tahap awal ini, KPU bersama Dinas PMD akan menyusun tim teknis untuk melakukan kajian lebih mendalam, termasuk melakukan simulasi dan evaluasi penerapan teknologi di tingkat desa hingga kabupaten. Dengan adanya langkah bersama ini, diharapkan penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada mendatang di Kabupaten Indragiri Hilir dapat berlangsung lebih modern, transparan, dan akuntabel, sejalan dengan perkembangan zaman serta kebutuhan masyarakat.

KPU Indragiri Hilir Ikuti Rapat Monitoring Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Pasca Pemilu dan Pilkada 2024

Selasa, 26 Agustus 2025 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indragiri Hilir mengikuti Zoom Meeting bertajuk “Rapat Monitoring Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Pasca Tahapan Pemilu dan Pilkada Tahun 2024” yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Riau. Rapat virtual ini diikuti oleh seluruh KPU kabupaten/kota se-Provinsi Riau, termasuk KPU Kabupaten Indragiri Hilir yang hadir langsung di Aula Kantor KPU. Kehadiran jajaran KPU Indragiri Hilir dipimpin oleh Ketua KPU Syamsul, didampingi Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM Muhammad Arif, Divisi Teknis Penyelenggaraan Muhammad Yusuf, Plt. Sekretaris Rianty Subina, serta kasubag dan staf sekretariat. Agenda ini bertujuan untuk melakukan evaluasi sekaligus monitoring pelaksanaan sosialisasi dan pendidikan pemilih pasca tahapan Pemilu dan Pilkada 2024, sehingga dapat menjadi bahan perbaikan dan penguatan strategi sosialisasi di masa mendatang. Ketua KPU Indragiri Hilir, Syamsul, menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini sangat bermanfaat untuk memperbaiki strategi ke depan. “Pemilu dan Pilkada 2024 memberikan banyak pengalaman dan pelajaran penting, termasuk dalam hal sosialisasi kepada masyarakat. Melalui forum ini, kami bisa melihat apa saja yang sudah berjalan baik, sekaligus mengevaluasi bagian yang perlu ditingkatkan agar partisipasi pemilih di masa mendatang semakin optimal,” ujarnya. Hal senada juga diungkapkan oleh Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM KPU Inhil, Muhammad Arif, yang menekankan pentingnya pendidikan pemilih berkelanjutan. “Sosialisasi tidak boleh berhenti setelah pemilu selesai. Justru pasca pemilu inilah momentum yang tepat untuk terus mengedukasi masyarakat, terutama generasi muda, agar semakin sadar politik dan memahami arti penting menggunakan hak pilihnya,” jelasnya. Melalui kegiatan ini, KPU diharapkan terus meningkatkan kualitas pendidikan pemilih dan partisipasi masyarakat, serta memastikan penyelenggaraan Pemilu berjalan transparan, akuntabel, dan berintegritas.

KPU Indragiri Hilir Hadiri Kegiatan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu Bersama Bawaslu

Kamis, 21 Agustus 2025 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indragiri Hilir yang diwakili oleh Divisi Hukum dan Pengawasan, Dedi Irawan, menghadiri kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Indragiri Hilir. Kegiatan yang berlangsung di Harmona Inn Hotel, Tembilahan, pada Kamis hingga Jumat, 21–22 Agustus 2025 ini bertujuan melakukan pembenahan internal jajaran pengawas pemilu sekaligus memperkuat kelembagaan pengawasan pemilihan umum bersama mitra kerja strategis Bawaslu. Dalam kesempatan tersebut, KPU Indragiri Hilir hadir sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya sinergi antar lembaga penyelenggara pemilu dalam menjaga integritas, transparansi, serta profesionalitas penyelenggaraan pemilihan umum di Kabupaten Indragiri Hilir. Komisioner KPU Inhil Divisi Hukum dan Pengawasan, Dedi Irawan, menegaskan pentingnya memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan Bawaslu. “Kami di KPU Inhil memandang kegiatan ini sangat penting, karena penguatan kelembagaan pengawas pemilu pada akhirnya juga memperkuat kualitas penyelenggaraan pemilu itu sendiri. Sinergi antara KPU dan Bawaslu adalah kunci untuk menghadirkan pemilu yang berintegritas dan dipercaya masyarakat,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa KPU Inhil siap selalu mendukung Bawaslu dalam menjalankan fungsi pengawasan. “Kami berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama dan keterbukaan informasi dengan Bawaslu. Harapannya, tidak hanya pemilu berjalan lancar, tetapi juga menghasilkan proses demokrasi yang sehat dan bermartabat di Kabupaten Indragiri Hilir,” tambahnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan koordinasi dan kolaborasi antara KPU dan Bawaslu semakin solid, sehingga mampu menghadirkan pemilu yang demokratis, transparan, dan berintegritas serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses pemilihan umum.

KPU Indragiri Hilir Melaksanakan Sosialisasi Pendidikan Pemilih di SMA Muhammadiyah Tembilahan

Rabu, 20 Agustus 2025 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indragiri Hilir melalui Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih Parmas dan SDM), Muhammad Arif, bersama staf melaksanakan kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih di SMA Muhammadiyah Tembilahan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para pelajar tentang pentingnya partisipasi dalam pemilu sekaligus menumbuhkan kesadaran politik sejak dini. Dalam kesempatan tersebut, KPU Indragiri Hilir menyampaikan materi seputar pemilu dan pilkada, pentingnya menggunakan hak pilih, serta peran generasi muda dalam mewujudkan demokrasi yang berkualitas. Muhammad Arif menekankan bahwa pemilih pemula merupakan kunci keberhasilan partisipasi pemilu di masa depan. “Pemilih pemula adalah generasi yang akan menentukan arah demokrasi kita ke depan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa suara mereka sangat berarti, bukan hanya untuk menentukan pemimpin, tetapi juga untuk masa depan daerah dan bangsa,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa sosialisasi ini diharapkan mampu membangun karakter pelajar sebagai warga negara yang aktif. “Kami berharap adik-adik di SMA Muhammadiyah bisa menjadi pemilih cerdas, kritis, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan. Dengan begitu, mereka tidak hanya berpartisipasi saat memilih, tetapi juga ikut menjaga kualitas demokrasi,” tambahnya. Suasana kegiatan berlangsung interaktif, dengan para pelajar antusias menyimak materi yang disampaikan. Beberapa di antaranya turut mengajukan pertanyaan seputar proses pemilu dan peran pemilih pemula. Dengan adanya sosialisasi ini, KPU Indragiri Hilir optimistis bahwa para pelajar dapat menjadi agen perubahan yang turut mendorong peningkatan partisipasi masyarakat pada pemilu mendatang.

Populer

Belum ada data.